Sinergi BI dan Ditjen Bea Cukai Awasi Jumlah Pembawaan UKA

0
29

(Vibiznews – Banking & Insurance) – Dalam rangka menjaga kestabilan nilai tukar rupiah maka BI bekerjasama dengan Ditjen Bea Cukai telah mengeluarkan aturan mulai tanggal 4 Juni 2018, Ditjen Bea Cukai akan menerapkan pembatasan jumlah maksimal membawa valuta asing (valas) dari dalam maupun luar negeri. Aturan ini berkaitan dengan terbitnya Peraturan Bank Indonesia No 20/2/2018 tentang Perubahan atas PBI No.19/7/PBI/2017 tentang Pembawaan Uang Kertas Asing ke dalam dan ke luar daerah Pabean Indonesia.

Inti dari aturan ini ada dalam pasal 2 ayat 1 PBI No.20/2/PBI/2018 yang bunyinya : “ Setiap orang dilarang melakukan Pembawaan UKA dengan jumlah yang nilainya paling sedikit setara dengan Rp 1.000.000.000,- (satu milyar Rupiah) ke dalam dan ke luar wilayah Pabean Indonesia. Larangan tersebut tidak berlaku bagi Badan Berizin, seperti Bank, dan Penyelenggara  KUPVA (Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing) Bukan Bank.

Read more

Belinda Kosasih/Coordinating Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting Group

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here