Reformasi Ekonomi, Upaya Pemerintah Tingkatkan Rangking EODB Tahun Ini

0
67

(Vibizmedia-Jakarta) Indonesia tengah melakukan reformasi ekonomi untuk meningkatkan ranking Kemudahan Berusaha atau Ease of Doing Business pada tahun ini.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat menerima kunjungan delegasi US Asean Business Council di Istana Negara, Selasa (13/3).

Indonesia sedang melakukan reformasi ekonomi, selain itu tahun 2018 ini, juga akan menjadi tahun yang baik bagi Amerika Serikat, Asean dan Indonesia, terangnya.

Saat ini, investasi Amerika Serikat cukup dominan, sekalipun masih kalah dengan negara-negara Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan pada tahun lalu.

Disamping itu, investasi dari negara Asean seperti Singapura menempati posisi pertama sebagai investor asing terbesar pada 2017.

Untuk itu, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengupayakan peningkatan investasi dan perdagangan Amerika Serikat dan Asean ke Indonesia.

Berdasarkan catatan statistik AS, pada tahun 2017 neraca perdagangan non migas Indonesia dengan AS surplus USD 12,8 miliar bagi Indonesia di mana ekspor nonmigas RI meningkat 5% dibandingkan 2016.

Perlu diketahui, kebijakan America First diterapkan oleh AS tengah menjadi perbincangan hangat dan memicu perang dagang secara global.

Hambatan perdagangan itu mencakup berbagai bentuk seperti keluar dari perjanjian dagang kemitraan trans-pasifik (TPP), mereview kebijakan North American Free Trade Agreement (NAFTA) dan mengurangi defisit perdagangan dengan 10 mitra dagang yang menjadi sumber defisit neraca dagang AS.

Ditambah, kebijakan masa Donald Trump lainnya ialah trade remedy atau anti dumping, anti subsidy, termasuk yang terakhir kebijakan menaikan tarif impor baja 25% dan aluminum 10%.

 

Journalist: Rully

Editor: Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here