Market Outlook, 12-16 March 2018

0
229

(Vibiznews – Editor’s Note) – Minggu lalu bursa pasar modal di Indonesia cenderung tertekan mengikuti bursa kawasan oleh isyu perang dagang dari Amerika dan kemudian beranjak sedikit menguat dengan meredanya tensi geopolitik Korea, sehingga secara mingguan bursa ditutup melemah ke level 6,433.32. Untuk minggu berikutnya (12-16 Maret) IHSG kemungkinannya bisa rebound karena sedang berada di area beli walaupun tetap melihat bursa Asia sebagai indikasi. Secara mingguan, IHSG berada antara resistance level di posisi 6607 dan 6659, sedangkan support di level 6346 dan kemudian 6220.

Mata uang rupiah seminggu lalu terlihat berlanjut melemah sementara dollar AS juga masih menguat di pasar global, di mana secara mingguan rupiah melemah ke level Rp13,770, mendekati kembali level Rp13,800. Kurs USD/IDR pada minggu mendatang diperkirakan berada dalam range antara resistance di level 13,800 dan 13,983, sementara support di level 13,640 dan 13,528.

Untuk indikator ekonomi global, pada pekan mendatang ini akan diwarnai sejumlah data ekonomi penting. Secara umum sejumlah agenda rilis data ekonomi global yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:

  • Dari kawasan Amerika: berupa rilis data Core CPI m/m pada Selasa malam; disambung dengan rilis Core Retail Sales m/m dan PPI m/m pada Rabu malam; berikutnya data Unemployment Claims pada Kamis malam; diakhiri dengan rilis Building Permits pada Jumat malam.
  • Dari kawasan Eropa dan Inggris: berupa rilis data Annual Budget Release Inggris pada Selasa sore; selanjutnya rilis Minimum Bid Rate dari ECB pada Kamis sore yang diperkirakan bertahan di level rendah 0.00%; diakhiri dengan data Manufacturing Production m/m Inggris pada Jumat sore.
  • Dari kawasan Asia Australia: berupa rilis data Industrial Production y/y China pada Rabu pagi.

Minggu lalu di pasar forex …

READ MORE

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here