Presiden Resmikan Pembangunan Jalan Tol Padang – Pekanbaru Tahap I

0
96

(Vibizmedia-Nasional) Ketersediaan infrastruktur yang memadai merupakan salah satu kunci suatu negara dalam memenangkan persaingan dengan negara lain.

Presiden Jokowi sampaikan bahwa hal yang paling fundamental dan sangat mendasar yang harus disiapkan adalah ketersediaan infrastruktur yang memadai.

Karena dengan infrastruktur inilah biaya transportasi dan biaya logistik akan jauh lebih murah, terang Presiden Joko Widodo saat Groundbreaking Jalan Tol Padang – Pekanbaru Tahap I (Padang – Sicincin) dan peresmian Padang Bypass Capacity Expansion Project di jalan Padang Bypass kilometer 25, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat, Jumat (9/2).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengatakan biaya logistik di Tanah Air lebih mahal dua kali lipat dibandingkan Malaysia, bahkan dengan Singapura bisa tiga kali lipat lebih mahal. Bagaimana produk-produk negara kita bisa bersaing kalau biaya transportasi, biaya logistik dua kali sampai tiga kali lipat lebih mahal dari negara lain, tegas Presiden.

Oleh sebab itu, dimulainya pembangunan jalan tol Padang – Pekanbaru yang panjangnya 244 kilometer dapat menekan biaya logistik. Terlebih lagi saat ini jarak Padang ke Pekanbaru memakan waktu kira-kira 9 jam.

Presiden memperkirakan setelah pembangunan jalan tol ini tuntas pada tahun 2023, maka Padang – Pekanbaru dapat ditempuh selama 2,5 jam hingga 3 jam. Penurunan waktu tempuh ini dapat meningkatkan daya saing.

Perkiraan biaya investasi jalan tol Padang – Pekanbaru adalah sebesar Rp 78 Triliun. Jalan tol ini juga diperkirakan akan memberikan dampak positif yang luar biasa terhadap perekonomian Sumatra Barat dan sekitarnya termasuk juga Provinsi Riau.

Provinsi Sumatra Barat adalah provinsi yang dikenal memiliki potensi pada sektor pariwisata, antara lain Mandeh dimana saat ini baru dalam tahap pembangunan jalan untuk menuju kawasan ini. Kemudian juga Bukittinggi, juga Tanah Datar semuanya yang ada di Sumatra Barat ini indah-indah semuanya, jelasnya.

Namun keindahan alam yang dimiliki suatu daerah tanpa adanya dukungan dari infrastruktur yang memadai tidak akan mendorong kunjungan wisatawan. Siapa yang mau datang? Siapa yang mau berkunjung? Tidak ada, tapi mungkin kalau infrastruktur ini siap, infrastruktur ini ada, berlipatnya bisa 3 kali, 4 kali bahkan lima kali, jelas Presiden.

Di ruas jalan tol Padang – Pekanbaru ini juga akan dibangun terowongan terpanjang di Indonesia karena harus menembus Pegunungan Bukit Barisan dan diperkirakan menelan biaya Rp 9 Triliun.

 

Journalist: Rully
Editor: Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here