More Happy, More Productive

0
117

(Business Lounge Journal – Human Resources) – Sebuah universitas yang adalah salah satu dari universitas terbaik di Inggris pernah melakukan sebuah riset yang menyimpulkan bahwa happiness makes people more productive at work. Riset yang dipimpin oleh Professor Andrew Oswald, Dr. Eugenio Proto, dan Dr. Daniel Sgroi dari departemen ekonomi pada universitas ini, berhasil membuktikan bahwa kebahagiaan membuat angka produktivitas meningkat hingga 12%.

Penelitian yang kemudian dipublikasikan pada Journal of Labor Economics ini, mencakup empat eksperimen berbeda dengan lebih dari 700 peserta. Untuk melihat apakah tingkat kebahagiaan akan sangat mempengaruhi ptoduktivitas, maka para peserta dibagi ke dalam 2 bagian dengan pertanyaan yang berbeda.

Kelompok pertama, selama percobaan, sejumlah peserta diperlihatkan video klip komedi atau disuguhi cokelat, diberikan minuman, dan buah gratis. Sedangkan kelompok yang lainnya ditanyai tentang tragedi keluarga baru-baru ini, seperti berita dukacita, untuk menilai apakah tingkat kebahagiaan yang lebih rendah kemudian akan terkait dengan tingkat produktivitas yang lebih rendah.

Profesor Oswald menjelaskan bagaiama perusahaan seperti Google telah menginvestasikan lebih banyak lagi untuk memberikan dukungan bagi karyawan sehingga kepuasan karyawan pun telah mengalami sebuah peningkatan. Google pun mengalami peningkatan kepuasan karyawan hingga 37%, mereka tahu benar apa yang mereka bicarakan. Dalam kondisi terkontrol secara ilmiah, membuat pekerja lebih bahagia benar-benar terbayar.

Dr. Sgroi menambahkan: “Adanya suatu sokongan sepertinya membuat pekerja yang lebih bahagia akan mempergunakan waktu yang mereka miliki dengan lebih efektif, lebih cepat, tanpa mengorbankan kualitasnya.”

Sedangkan Dr. Proto mengatakan bahwa penelitian tersebut berimplikasi pada kebijakan pengusaha dan promosi. Ia mengatakan bahwa mereka telah membuktikan bagaimana subjek yang lebih bahagia nampak lebih produktif, pola yang sama pun muncul dalam empat percobaan yang berbeda. Penelitian ini kemudian memberikan beberapa panduan bagi manajemen di semua jenis organisasi. Para pemilik usaha harus berupaya membuat tempat kerja mereka sehat secara emosional bagi angkatan kerja mereka.

Citra/VMN/BLJ/Contributor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here