Presiden Jokowi: Perlu Konsentrasi Industri Pengolahan Ikan

0
90

(Vibizmedia – National) Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada wartawan usai Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Tahun 2018, di Jakarta, Rabu (10/1), mengingatkan Menteri Kelautan dan Perikanan agar juga berkonsentrasi ke industri pengolahan ikan, terutama yang mendorong untuk ekspor ikan.

Hal ini sesuai juga dengan upaya Kementerian Perindustrian yang pada tahun 2016 telah menyusun peta jalan (road map) pembangunan industri pengolahan hasil perikanan nasional dengan target jangka pendek meningkatkan utilisasi industri perikanan hingga 90 persen.  Sedangkan  target jangka menengahnya adalah membangun kawasan industri perikanan baru di wilayah timur Indonesia.

Utilisasi industri perikanan masih sekitar 36,1 persen untuk skala menengah besar. Kondisi ini disebabkan antara lain terbatasnya suplai bahan baku ikan, sarana dan prasarana penangkapan ikan, serta gudang pendingin ikan (cold storage).

Presiden Jokowi meyakini kebijakan penenggelaman kapal yang telah dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sudah baik, pasti untuk kebaikan negara, kebaikan rakyat Indonesia. Namun demikian, perlu juga berkonsentrasi kepada industri pengolahan ikan, terutama yang mendorong untuk ekspor ikan.

“Jadi penenggelaman itu adalah bentuk law enforcement yang kita tunjukkan bahwa kita ini tidak main-main terhadap illegal fishing, terhadap pencurian ikan,” kata Presiden Jokowi.

Tetapi, lanjut Presiden, ia telah menyampaikan kepada Susi bahwa sekarang konsentrasinya agar ke industri pengolahan ikan terutama yang mendorong untuk ekspor ikan, karena ekspor ikan kita turun. Presiden menegaskan, dirinya mendukung seluruh upaya untuk meningkatkan produksi perikanan di Indonesia, baik tangkap maupun budidaya.

Journalist: Mytri
Editor: Emy T                                                                                                            Source: Setkab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here