Bursa Wall Street Bukukan Rekor Tertinggi

0
53

(Vibizmedia – Index) Bursa saham A.S. naik mencapai rekor tertinggi pada akhir perdagangan Rabu dinihari (10/01) terdukung optimisme investor mamasuki musim pendapatan perusahaan.

Indeks S & P 500 mencapai tertinggi sepanjang masa, naik 0,1 persen menjadi ditutup pada 2.751,29. Indeks tersebut juga menikmati yang terbaik mulai satu tahun sejak 1987. Indeks S & P 500 naik 2,7 persen untuk tahun ini, mencatat kenaikan enam hari terbesarnya dalam kick off satu tahun sejak saat itu.

Indeks Dow Jones melonjak 102,80 poin menjadi 25,385.80 dengan saham Boeing mencapai level tertinggi sepanjang masa.

Indeks Komposit Nasdaq naik 0,1 persen dan ditutup pada 7.163,58.

Raksasa finansial BlackRock, J.P. Morgan Chase dan Wells Fargo termasuk di antara perusahaan yang akan melaporkan hasil kuartalan akhir pekan ini.

Presiden AS Donald Trump menandatangani sebuah RUU bulan lalu yang memotong tarif pajak badan federal menjadi 21 persen dari 35 persen.

Beberapa berita perusahaan positif sudah mulai menetes turun, memberikan dorongan pasar saham secara keseluruhan. Pada hari Selasa, Target melaporkan pertumbuhan penjualan toko yang sama sebesar 3,4 persen untuk musim liburan, melebihi perkiraan. Saham tersebut naik 2,9 persen.

Saham juga mengikuti pasar internasional yang lebih tinggi pada hari Selasa. Nikkei Jepang naik 0,6 persen setelah Bank of Japan secara tak terduga memangkas pembelian obligasi pemerintahnya yang telah lama beredar. Langkah tersebut mengangkat spekulasi bahwa bank sentral dapat mulai melepaskan kebijakan stimulansinya tahun ini. Bisa juga menandakan kepercayaan BOJ terhadap ekonomi Jepang yang terus berkembang.

Yen Jepang diperdagangkan 0,5 persen lebih tinggi terhadap dolar setelah pengumuman tersebut.

Saham Eropa juga naik, dengan indeks Stoxx 600 naik 0,6 persen. Indeks CAC 40 Prancis termasuk di antara pemain terbaik di Eropa, ditutup 0,6 persen lebih tinggi.

Ekuitas A.S. berada di awal yang kuat untuk tahun ini karena momentum yang terlihat pada 2017 berlanjut ke 2018. Rata-rata indeks utama telah mencapai rekor tertinggi baru di tahun 2018 dan telah mencapai tonggak utama. Dow, S & P 500 dan Nasdaq masing-masing ditutup di atas 25.000, 2.700 dan 7.000, untuk pertama kalinya pekan lalu.

Saham Under Armour turun 5,4 persen pada hari Selasa, setelah Susquehanna menurunkan saham perusahaan pakaian olah raga menjadi “negatif” dari “netral,” mencatat merek Under Armour tetap berisiko.

Saham PayPal naik 0,2 persen setelah analis Cowen George Mihalos menaikkan sahamnya dan menaikkan target harga.

Malam nanti akan dirilis data Wholesale Inventories November AS yang diindikasikan meningkat.

Juga malam nanti akan dirilis data pasokan minyak mentah mingguan AS yang diindikasikan menurun. Jika terealisir akan menguatkan harga minyak mentah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan menguat jika data ekonomi AS dan harga minyak mentah terealisir meningkat .

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here