Harga Emas Merosot oleh Bangkitnya Dollar, Emas Antam Turun Rp5.000 per gram

0
181

(Vibizmedia – Commodity) – Harga emas merosot pada perdagangan hari Kamis (04/01), memperpanjang kerugian dari sesi sebelumnya dengan logam mulia tersebut turun dari level tertinggi lebih dari 3,5 bulannya karena dollar menguat oleh ekspektasi terhadap kenaikan lebih lanjut suku bunga AS.

Spot emas terlihat turun 0,3 persen pada $1,307.74 per ounce pada Kamis siang WIB ini.

Emas telah mencapai level tertingginya sejak 15 September di $1,321.33 pada hari Rabu, namun turun karena dollar bangkit dari posisi terendah 3 bulannya. Emas turun lebih jauh setelah Federal Reserve merilis risalah rapat kebijakan Desember lalu yang meningkatkan ekspektasi akan lebih banyak kenaikan suku bunga AS.

Mengutip CNBC (4/12), reversal pada hari Rabu membuat spot emas membukukan kerugian harian yang pertama dalam hampir tiga minggu. Emas berjangka A juga. turun 0,6 persen pada $1,310.60 per ounce.

Secara teknikal, potensi aksi ambil untung terlihat menekan emas setelah logam mulia tersebut rally $85 dari posisi terendah hampir 5 bulan di pertengahan Desember yang lalu.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia dalam reversal setelah non stop rally ke level 3 bulan tertingginya. Resistance terdekatnya terlihat ada di $1.1321 dan $1.1333. Sedangkan level support bila ditekan oleh penguatan dollar, ada di level $1.1286 dan berikutnya $1.1264.

Di dalam negeri, harga emas spot dalam rupiah turun ke Rp565.337 per gram-nya dibandingkan Rp569.400 pada perdagangan pasar sebelumnya. Sementara itu, harga emas ANTAM terpantau turun Rp5.000 ke level harga Rp632.000 per gramnya, dibandingkan harga pasar pada Rabu kemarin di Rp638.000.

 

 

Analyst: J. John

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here