Tertekan Aksi Jual Investor Asing, IHSG Berakhir di Zona Merah

0
20

(Vibizmedia – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Kamis ini terpantau berakhir pada zona merah, dengan melemah 0,48% atau 28,67 poin di level 6.006,83 setelah dibuka stagnan di 6.035,51. Hari ini investor banyak yang mengamankan posisi dengan melepas sejumlah saham unggulan, tertutama oleh investor asing, sementara arah pasar sedang kurang jelas (7/12).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini kembali melemah. Rupiah terhadap dollar AS sore hari WIB ini terlihat berada di posisi Rp 13.552, dibandingkan posisi penutupan perdagangan Rabu kemarin di Rp 13.538.

Mengawali sesi perdagangannya, IHSG dibuka stagnan di 6.035,51. IHSG dibuka naik tipis 0,177 poin (0,01%) ke level 6.035,685. Sementara Indeks LQ45 dibuka turun tipis 0,956 poin (0,09%) ke level 1.018,273. Kemudian sempat bertengger sebentar di atas garis penutupan sesi kemarin, tetapi kemudian IHSG terus beredar di zona merah, sampai penutupan IHSG gagal memperbaiki keadaan. IHSG melemah 28,673 poin (0,48%) ke 6.006,835. Indeks LQ45 berkurang 6,064 poin (0,59%) ke 1.013,165.

Perdagangan saham berlangsung moderat dengan frekuensi perdagangan 319.963 kali transaksi sebanyak 11 miliar lembar saham senilai Rp 6,2 triliun. Posisi tertinggi yang sempat dihinggapi IHGS tercatat di 6.039,295 dan terendahnya ada di 6.006,835.

Tercatat hari ini sebanyak 7 sektor saham melemah, menyeret IHSG ke zona merah. Sebanyak 139 saham menguat, 186 saham melemah dan 132 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia sore ini bergerak mix. Di antaranya adalah: indeks Nikkei 225 menanjak 320,990 poin (1,45%), indeks Hang Seng menguat 78,389 poin (0,48%), dan indeks Straits Times turun 9,070 poin (0,27%).

Tercatat sejumlah saham yang masuk jajaran top losers adalah Elang Mahkota (EMTK), Gudang Garam (GGRM), Astra Agro Lestari (AALI), dan Bank Central Asia (BBCA).

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini diwarnai dengan sebagian investor yang ambil kesempatan untuk ambil untung jangka pendek setelah IHSG sempat menguat di sesi sebelumnya. Dengan bursa regional yang variatif dan kurang memberikan signal arah pasar hari ini, membuat IHSG tergerus oleh investor yang menagamankan posisinya. Resistance saat ini berada di level 6.073 dan 6.098. Sedangkan bila terhadang tekanan jual di level ini, support merosot ke level 5903, dan bila tembus ke level 5860.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here