Lemahnya Data Ekonomi Kirim Dolar Australia Lebih Rendah

0
25

(Vibizmedia – Forex) – Bursa saham Jepang bergerak naik pagi ini, di mana indeks Nikkei 225 Stock Average pulih dari beberapa sesi yang terburuk dalam sembilan bulan, sementara bursa saham juga maju di Australia dan Hong Kong. Saham energi adalah satu-satunya yang mengalami penurunan sebagai kelompok pada MSCI Asia Pacific Index setelah minyak mentah merosot, terakhir berada di $ 56 per barel.

Dolar Australia turun ke level terendah dalam tiga minggu setelah data perdagangan Oktober sama dengan perkiraan. Lemahnya data PDB kuartal ketiga yang di rilis awal pekan ini serta pandangan bahwa bank sentral tidak akan menyesuaikan kebijakan moneter dalam waktu dekat, mengirim Aussie lebih rendah .

Pasar global telah menyerah pada serangan profit taking pekan ini dengan delapan hari dari kerugian di bursa saham Asia yang mencapai puncaknya di hari Rabu yang merupakan penurunan terbesar sejak Desember lalu untuk indeks saham di kawasan itu. Saham-saham teknologi, yang merupakan pemenang terbesar tahun ini juga mengalami penurunan terbesar bersama dengan pangsa pasar emerging market, juga merupakan pemenang yang menonjol pada 2017.

Di tempat lain, sterling melemah karena upaya untuk menyelamatkan pembicaraan Brexit tampaknya tersandung. Loonie jatuh karena Bank of Canada terus biaya pinjaman ditahan pada keputusan suku bunga yang terakhir dari 2017 dan menegaskan akan “hati-hati” dengan gerakan masa depan.

Saham

Indeks Topix naik 1,1 persen pada pukul 10:51 am di Tokyo dan Nikkei 225 Stock Average naik 1,2 persen. Nikkei turun 2 persen pada hari Kamis.
Indeks S & P / ASX 200 Australia naik 0,7 persen.
Indeks Kospi Korea Selatan 0,2 persen lebih rendah.
Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,7 persen.
Indeks MSCI Emerging Markets naik 0,3 persen setelah turun 1,5 persen.
MSCI Asia Pacific Index menguat 0,6 persen.

Mata uang

Dolar Australia turun 0,2 persen menjadi 75,47 sen AS.
Yen turun 0,1 persen menjadi 112,44 per dolar.
Euro diperdagangkan pada $ 1,1799 setelah turun 0,3 persen.
Pound menambah kerugian, turun 0,1 persen menjadi $ 1,3384.

Obligasi

Imbal hasil pada Treasuries 10 tahun tercatat 2,34 persen dan untuk obligasi 10 tahun Australia, imbal hasilnya naik satu basis poin menjadi 2,52 persen.

Komoditi

Minyak mentah West Texas Intermediate naik tipis menjadi $ 56,16 per barel setelah jatuh 2,9 persen.
Emas berada di $ 1,263.66 per ounce.

Selasti Panjaitan/VMN/VBN/Senior Analyst Stocks-Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here