Dollar Beranjak Menguat di Hari yang Ketiga, Selera Risiko Kembali

0
28

(Vibizmedia – Forex) – Dollar beranjak naik terhadap mata uang pasangannya pada hari Kamis sesi pasar Eropa (7/12), mengurangi kerugian sebelumnya terhadap yen, didukung oleh indikasi bahwa selera risiko investor membaik lagi dan muncul optimisme terhadap reformasi pajak AS. Greenback terpantau naik 0,1 persen pada 112,370 yen setelah turun 0,25 persen semalam.

Dolar telah tergelincir terhadap yen setelah Presiden Donald Trump pada hari Rabu mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, mengancam usaha perdamaian Timur Tengah dan mengacaukan relasi teman-teman dan musuh Washington.

“Dampak pergerakan yang melemahkan dollar terhadap yen oleh perkembangan Timur Tengah tampaknya terbatas, kemungkinan bisa menjadi alasan bagi spekulan untuk menutupi posisi jual yen,” kata seorang senior currency strategist di Daiwa Securities di Tokyo, sebagaimana dikutip dari CNBC (7/12).

Dollar/yen pada hari Kamis naik sejalan dengan lonjakan saham di Tokyo, yang telah merosot hari sebelumnya karena kekhawatiran situasi Timur Tengah.

Analis Vibiznews melihat dollar sudah menguat dalam tiga hari terakhir terhadap major currencies lainnya, saat ini menuju level resistance kuat di 94,17. Itu pun mungkin baru tercapai pada minggu depan bila penguatan dollar berlanjut, tidak ada hambatan berarti dari, misalnya, situasi geopolitik di Korea dan Timur Tengah.

 

Analyst: J. John

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here