Dihadapan CEO Asia, Presiden Jokowi Sampaikan Optimisme Kunci Perbaikan Tingkat Pertumbuhan Ekonomi

0
34
Presiden Jokowi menjadi pembicara utama dalam acara Bloomberg The Year Ahead Asia 2018 di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/12). FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia-Jakarta) Dalam acara Bloomberg The Year Ahead Asia 2018 di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/12). Presiden Joko Widodo menyampaikan pencapaian yang telah diraih pemerintahannya tiga tahun terakhir.

Acara yang dihadiri oleh CEO dari seluruh wilayah Asia untuk berdiskusi mengenai tren, isu, dan tantangan yang akan dihadapi pada tahun 2018, juga bagaimana prospek ekonomi, prospek perdagangan, masa depan digital dan mendiskusikan masa depan investasi pasar yang muncul.

Presiden Jokowi menjelaskan tentang kondisi di masa setahun pemerintahannya pada 2015, ketika ada banyak tantangan dalam menciptakan kondisi perekonomian yang kondusif. Tahun 2015 saat satu tahun pemerintahan saya, harga komoditas kolaps. Pertumbuhan ekonomi Indonesia berjalan dengan lambat, terangnya.

Meski kondisi yang saat itu kurang baik, ditambah dengan pengaruh global serta kondisi ekonomi di negara lain, Indonesia perlahan mulai memperbaiki diri. Salah satunya dalam hal kurs Indonesia terhadap dolar AS yang menguat pada dua tahun pemerintahannya.

Selain itu, reformasi merupakan hal yang dilakukan di segala lini pemerintahannya. Proses reformasi ini, khususnya dalam hal struktural di berbagai institusi, dinilai berdampak langsung terhadap perbaikan tingkat pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut berdampak dalam Organization Economic Cooperation and Development (OECD) Global Survey, Indonesia ranking satu dalam hal kepercayaan publik terhadap negara, jelasnya.

Dari sejumlah indikator lain, Jokowi memastikan kondisi Indonesia kini jauh lebih baik ketimbang tiga tahun ke belakang. Untuk itu, dirinya menekankan agar kedepannya semua pihak menanamkan sifat optimisme sehingga negara maupun masyarakat sama-sama menyongsong kehidupan yang lebih baik lagi. Optimisme selalu menang dan pesimisme selalu kalah, tegasnya.

Journalist: Rully
Editor: Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here