Dolar Menguat, Didukung Imbal Hasil Treasuries AS Dan Rencana Kenaikan Suku Bunga The Fed

0
55

(Vibizmedia – Forex) – Dolar mendapat dukungan dari imbal hasil Treasury A.S. yang lebih tinggi di awal perdagangan Asia pada hari Selasa, sementara sterling mampu menahan penurunannya saat ini, dampak kekhawatiran pasar akan kemampuan Theresa May untuk bertahan sebagai perdana menteri Inggris.

Nilai tukar mata uang A.S. terhadap sekeranjang enam saingan utama, bergerak stabil pada hari ini di 94.499.

Terhadap mitra Jepang, dolar beringsut 0,1 persen lebih tinggi menjadi 113,70 yen per dolar, namun tetap di bawah level tertinggi delapan bulan yaitu di 114,735 yang terjadi pada minggu lalu.

Dolar mendapat dukungan dari imbal hasil Treasuries Amerika Serikat dan rencana the Fed yang akan menaikkan suku bunga di bulan Desember mendatang.

Imbal hasil pada Treasury dua tahun A.S. mencapai puncak tertingginya dalam sembilan tahun pada hari Senin, karena kurva imbal hasil melanjutkan perataan dan investor memperkirakan kenaikan suku bunga 25 basis poin oleh Federal Reserve bulan depan.

Hasil Treasury 10-tahun US10YT = RR naik menjadi 2.405 persen pada penutupan pasar A.S. pada hari Senin, naik dari 2,400 persen sementara pada tanggal 8 November lalu berada di 2.304 persen. November.

Euro stabil di $ 1,1670 EUR =, bertahan di atas level terendah 3-1 / 2 bulan yaitu di $ 1,1553.

Sterling naik tipis 0,1 persen menjadi $ 1,3122 setelah mendapat tekanan dari gejolak politik menjelang debat minggu ini oleh anggota parlemen Inggris mengenai rencana pemerintah untuk meninggalkan Uni Eropa.

Perdebatan tentang konsekwensi Brexit dimulai pada hari Selasa dan Rabu, dan berlangsung ditengah-tengah keadaan politik yang tidak stabil. Sebanyak 40 anggota parlemen bulan Mei akan mendukung mosi tidak percaya terhadap Perdana Menteri Inggris saat ini, Theresa May, demikian seperti yang dilansir surat kabar Sunday Times.

Juga yang menjadi fokus minggu ini adalah kepala Bank Sentral Eropa Mario Draghi, Ketua Federal Reserve Janet Yellen, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda dan kepala Bank of England Mark Carney akan membentuk panel komunikasi bank sentral pada konferensi yang diselenggarakan oleh ECB di Frankfurt pada hari Selasa ini.

Selasti Panjaitan/VMN/VBN/Senior Analyst Stocks-Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here