Bursa Saham Asia Menanjak, IHSG Berupaya untuk Cetak Rekor Kembali

0
50

(Vibizmedia – Index) – Indeks bursa saham utama di Asia terpantau menanjak pada sesi perdagangan Selasa pagi WIB setelah bursa saham AS ditutup pada level rekor kembali, sementara harga minyak bertengger pada angka tertinggi sejak 2015 semalam (7/11).

Di antara latar belakang tersebut, investor juga akan memerhatikan berita utama tur Presiden Donald Trump yang berlanjut ke Asia, dengan presiden diperkirakan tiba di Korea Selatan pada hari Selasa setelah kunjungan dua harinya ke Jepang.

Indeks Nikkei 225 Jepang berada di wilayah positif naik 0,47 persen, menyentuh level tertingginya dalam 25 tahun dalam sesi sebelumnya. Saham-saham terkait energi naik menyusul lonjakan harga minyak pada sesi terakhir: Inpex naik 3,42 persen dan Japan Petroleum Exploration naik 4,14 persen. Saham teknologi sebagian besar naik lebih tinggi, demikian dilansir dari CNBC (7/11).

Di Selat Korea, Kospi hanya sedikit berubah, diperdagangkan 0,01 persen di bawah garis flat meskipun nama saham energi dan pengecer menguat: Petroleum refiner SK Innovation naik 0,94 persen dan Shinsegae melonjak 8,35 persen. Saham-saham teknologi variatif, dengan blue chip SK Hynix turun 1,08 persen.

Di bawah, S&P/ASX 200 terakhir naik 0,76 persen setelah menembus angka 6.000 untuk pertama kalinya sejak 2008 di sesi awal. Sub-indeks energi naik 1,97 persen dan memimpin kenaikan pada indeks keseluruhan. Santos naik 2,83 persen dan Beach Energy menguat 4,13 persen. Rio Tinto naik 1,9 persen, Fortescue Metals menguat 4,17 persen dan Gindalbie Metals melonjak 4,17 persen.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,81 persen pada sesi awal perdagangan. Di daratan China, Shanghai Composite naik tipis 0,33 persen dan Shenzhen Composit turun 0,02 persen. Seperti di wilayah lainnya, saham-saham minyak di pasar China Raya juga mencatat kenaikannya: saham CNOOC dan Sinopec yang diperdagangkan di Hong Kong naik 1,45 persen dan 3,14 persen.

Sementara itu, di dalam negeri, analis Vibiznews melihat IHSG dibuka di zona hijau di 6.055, dan sempat melaju sampai 6.061. IHSG terpantau sedang berupaya untuk dapat mencetak rekor barunya kembali, saat ini di sekitar level 6.058. Pasar sesi pagi didorong aksi beli investor asing, walaupun aksi ambil untung masih akan membayangi pasar. Resistance-nya terdekat ada di level 6082 dan 6100. Support terdekat ada di level 5989, dan bila tembus ke level 5969.

 

Source: CNBC

Analis: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here