Harga Emas Dunia Cenderung Melemah Terbatas, Emas Antam Turun ke Rp623 Ribuan

0
54

(Vibizmedia – Commodity) – Harga spot emas dunia bertahan stabil pada perdagangan hari Senin, namun berada di dekat level terendah satu minggu pada sesi sebelumnya, karena data ekonomi AS yang menguat telah menambah prospek kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan depan (6/11).

Spot emas nyaris tidak berubah pada level $1,269,30 per ounce pada Senin siang WIB setelah merayap lebih rendah di awal sesi. Pada hari Jumat, logam mulia ini menyentuh titik satu minggu terendahnya di $1,265.16.

Pertumbuhan lapangan kerja AS bertambah cepat pada bulan Oktober, meskipun pertumbuhan upah rendah, menambah penilaian the Fed minggu lalu bahwa “pasar tenaga kerja terus menguat”, dengan data upah yang lamban hanya akan sedikit mengubah ekspektasi, demikian dilansir dari CNBC (6/11).

Pasar semakin yakin Fed akan menaikkan suku bunganya pada bulan Desember, hal yang telah menekan pertambahan logam mulia, kata seorang chief economist pedagang emas ABC Bullion.

Pedagang melihat peluang adanya kenaikan suku bunga 90,2 persen pada pertemuan bank sentral berikutnya, menurut data Thomson Reuters.

Suku bunga yang lebih tinggi cenderung mengokohkan dollar dan imbal hasil obligasi, tetapi akan menekan harga emas.

“Penguatan dollar karena data ekonomi AS yang kuat telah membuat harga emas tetap terkendali. Pergerakan ini telah berlangsung cukup konsisten dalam kisaran $1,275 per ounce,” kata managing director dealer GoldSilver Central di Singapura yang dikutip CNBC.

Dollar menyentuh level tertingginya dalam hampir delapan bulan terhadap yen pada hari Senin.

Indeks dollar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama dunia, terlihat bertahan di 94.938, diperdagangkan lebih rendah dari level puncak di 95.150 pada 27 Oktober lalu, ketika emas di level tertinggi lebih dari tiga bulannya.

“Emas tampaknya telah menemukan beberapa dukungan safe haven setelah aksi jual di pasar sesi awal karena investor khawatir terhadap politik perkembangan di Arab Saudi…,” kata seorang analis pasar senior OANDA.

Raja berikutnya Arab Saudi memperketat cengkeramannya atas kekuasaan akhir pekan ini melalui pembersihan anti-korupsi dengan menangkap beberapa anggota elite politik dan bisnis kerajaan.

Analis mengatakan logam kuning mulia ini juga dapat menemukan titik penguatan setelah Presiden AS Donald Trump, yang memulai sebuah perjalanan Asia 12 hari, agaknya berusaha membangun front persatuan dengan Jepang melawan Korea Utara.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa emas spot dunia sedang dalam konsolidasi pasar, berpotensi naik dan turun terbatas dalam range jangka pendek antara $1263 – $1278.

Di dalam negeri, harga emas spot dalam rupiah turun tipis ke Rp551.940 dibandingkan Rp553.452 pada perdagangan pasar Jumat lalu. Sementara itu, harga emas ANTAM terpantau agak turun ke Rp623.526 per gramnya, dibandingkan harga pasar pada Jumat akhir pekan di Rp625.580 per gram.

 

Source: CNBC

Analis: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here