Di Akhir Pekan IHSG Kembali Mencetak Rekor, Bersama Penguatan Rupiah

0
74

(Vibizmedia – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Jumat ini terpantau ditutup menguat dan mencetak rekor barunya, walaupun sempat terhadang sebelumnya oleh aksi profit taking. IHSG ditutup menguat 8,4 poin (0,14%) ke 6.039,54. (3/11).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini menguat kembali cukup tajam. Rupiah terhadap dollar AS sore hari WIB terlihat menaik masuk ke area level Rp 13.400’an, terakhir berada di posisi Rp 13.495, menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.550

Mengawali perdagangan akhir pekannya IHSG dibuka tumbuh 9,605 poin (0,16%) ke level 6.040,712. Indeks LQ45 dibuka bertambah 3,215 poin (0,32%) ke level 1.004,634. IHSG sempat terseok, di sesi siang -38,304 poin (0,63%) ke 5.992,803. Di sesi sore IHSG berbalik menguat dan ditutup naik 8,435 poin (0,14%) ke 6.039,542. Indeks LQ45 naik 4,130 poin (0,41%) ke 1.005,549.

Posisi tertinggi IHSG tercatat di 6.046,262 dan terendah di 5.989,679. Aksi jual yang dilakukan investor asing sempat menghadang pergerakan lajunya IHSG. Asing mencatatkan jual bersih Rp 592,44 miliar.

Perdagangan saham hari ini terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan 263.673 kali transaksi dengan volume sebanyak 14,4 miliar lembar saham senilai Rp 9,2 triliun, diwarnai transaksi saham PT Nusantara Infrastruktur (META) dengan nilai mencapai Rp 1,9 triliun.

Ada 6 sektor saham yang bergerak di zona hijau, 4 sisanya tergeletak. Saham sektor konsumsi naik paling signifikan sebesar 1,70%. Sebanyak 134 saham menguat, 194 saham melemah dan 126 saham stagnan.

Pasar saham Wall Street subuh tadi berakhir positif. Sedangkan bursa Asia hari ini agak mixed dalam bias positif, cukup mewarnai hijau bagi IHSG.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM), Indocement Tunggal (INTP), Unilever Indoensia (UNVR), dan Metropolitan Kentjana (MKPI).

Analis Vibiznews melihat, sesuai prediksi sebelumnya, IHSG dapat mencetak rekor penutupan baru lagi. Namun tetap tekanan profit taking membayang kuat. Minggu depan pertarungan antara bull vs bear nampaknya masih akan berlanjut. Resistance saat ini berada di level 6.082 dan 6.120. Sedangkan bila terhadang profit taking di level atas ini, support ada di level 5989, dan bila tembus di level 5949.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here