Subsidi Listrik Golongan 450 VA Tetap Berjalan Pada Tahun Ini

Subsidi Listrik Golongan 450 VA Tetap Berjalan Pada Tahun Ini

0 123
Ilustrasi proyek pembangkit listrik. FOTO : BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah berencana mencabut subsidi listrik untuk golongan 450 Voltampere (VA), yang akan dilakukan secara bertahap. Terkait rencana tersebut, Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat meminta pemerintah membatalkan pembahasan pencabutan subsidi listrik karena rakyat miskin masih harus disubsidi, sesuai amanat Undang – Undang Dasar (UUD) 1945.

Pada tahun ini, jumlah pelanggan listrik 450 VA telah mencapai 27 juta pelanggan, sementara ada sekitar 13 juta yang akan terkena penyesuaian tarif listrik. Berdasarkan jumlah tersebut, subsidi terhadap pelanggan mencapai Rp 30 triliun per tahun.

Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu mengatakan bahwa pihaknya menolak jika pemerintah mengajukan pencabutan subsidi listrik pelanggan 450 VA dan 900 VA untuk masyarakat miskin.

Disamping itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Widya Yudha mengatakan sejauh ini pemerintah dan DPR belum membahas soal pencabutan subsidi listrik pelanggan 450 VA, ditambah lagi rencana tersebut perlu dibahas terlebih dahulu dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017, ungkapnya, Kamis (18/5).

Sejauh ini, Komisi VII DPR belum tahu apa alasan adanya rencana pencabutan subsidi listrik 450 VA tersebut. Jurubicara Kementerian ESDM Sujatmiko mengatakan pada tahun 2017 tarif listrik pelanggan 450 VA tetap disubsidi dan tidak ada rencana mencabut tahun ini.

Karena pencabutan subsidi listrik setiap golongan pelanggan, sesuai UU No. 30/2009 harus melalui mekanisme persetujuan DPR, terangnya.

Seperti diketahui, saat ini PLN sedang melakukan pencocokan data identitas pelanggan 450 VA dengan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2PK) rumah tangga miskin dan rumah tangga tidak mampu. Tujuannya diselaraskan antara data yang ada di TNP2K dan kondisi riil di lapangan.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

NO COMMENTS

Leave a Reply