Pemerintah Ingin DIY Fokus Kembangkan Industri Kreatif

0
204
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas. FOTO : SETPRES/CAHYO

(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah sedang berupaya mengembangkan industri kreatif melalui pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) adalah daerah yang terkenal dengan sebutan kota pendidikan dan budaya, diyakini mampu menjadi tempat berkembang pesatnya industri jasa dan kreatif di dalamnya.

Dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Presiden Jokowi sampaikan keyakinannya  mengenai pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di DIY dapat berjalan.

Dalam arahannya, perkembangan perekonomian tiap-tiap daerah disebutnya tidaklah sama. Keunikan dan kondisi yang dimiliki masing-masing daerah memungkinkan rute pengembangan perekonomian daerah yang berbeda pula.

Bagi daerah yang kaya akan sumber daya alam, maka daerah tersebut memiliki potensi besar untuk mulai bergerak ke arah industri pengolahan. Sebaliknya, daerah harus berfokus pada pengembangan sektor industri berbasis jasa dan kreativitas.

Daerah-daerah yang tidak memiliki sumber daya alam yang berlimpah, seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, justru harus fokus untuk mengembangkan sektor industri yang berbasis nonsumber daya alam seperti industri jasa dan industri kreatif.

Saya yakin di masa yang akan datang, sektor industri jasa dan industri kreatif juga akan bisa menghasilkan lompatan kemajuan bagi perekonomian daerah karena sektor ini lebih mengandalkan inovasi teknologi, terang Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Kamis (20/4).

Untuk itu, Presiden Joko Widodo meminta pemerintah DIY untuk memberikan perhatian khusus pada pengembangan sektor industri tersebut. Presiden juga berpendapat bahwa kunci keberhasilan dari pengembangan industri jasa dan kreatif adalah keberanian untuk berinvestasi pada sumber daya manusia. DIY tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun infrastruktur sosial dan infrastruktur budaya, terangnya.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here