Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Bela Strategi Hadapi Ancaman Luar

0
187
Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, John Kelly berbicara pada acara diskusi di George Washington University di Washington DC (18/4).

Mantan Jenderal marinir yang kini memimpin Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), John Kelly berhadapan dengan para kritikus, dan mempertahankan cara badan pimpinannya menghadapi ancaman di perbatasan dan dari luar negeri.

Bosan melihat kritik terhadap agen-agen DHS terus dikecam oleh sejumlah media, anggota Kongres dan lainnya, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS John Kelly mengatakan bersikap tegas adalah satu-satunya pilihan.

“Jangan salah, faktanya negara kita sedang diserang. Kita diserang oleh orang-orang yang membenci kita, membenci kebebasan kita, membenci aturan hukum kita, membenci nilai-nilai kita, dan membenci cara kita menjalani kehidupan,” kata Kelly.

Kelly mengatakan pada hadirin di George Washington University bahwa pendekatan yang lebih keras sudah terbukti berhasil, di mana penangkapan di perbatasan barat laut Amerika turun 64% dibanding waktu yang sama tahun lalu, yang menurutnya baik untuk semua orang.

“Lebih sedikit orang yang menyeberang perbatasan secara ilegal, berarti lebih sedikit orang yang meninggal di padang pasir,” ujarnya.

Namun demikian, masih ada perbatasan-perbatasan yang perlu dikhawatirkan karena rentan terhadap masuknya pejuang-pejuang asing yang pernah menyatakan kesetiaannya pada organisasi teror seperti ISIS.

“Diperkirakan banyak pejuang perang suci ini akan bertahan dan kembali ke tanah air mereka dimana mereka akan mendatangkan malapetaka pembunuhan di Eropa, Asia, Afrika utara Karibia, dan Amerika,” lanjutnya.

Kelly menambahkan sebagian besar pejuang itu sudah mulai kembali ke tanah air mereka.

Salah satu keprihatinan pejabat-pejabat Keamanan Dalam Negeri saat ini adalah apa yang mereka lihat sebagai menyatunya kelompok teroris dan organisasi kriminal, yang menurut Kelly kini semakin pintar dan efesien sehingga bisa menyelundupkan apapun, bahkan ke Amerika sekali pun. [em/ii]

Sumber : voaindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here