Potensi Kerugian Senilai Rp 19,48 Triliun, Presiden Instruksikan K/L Perbaiki Informasi Keuangan

Potensi Kerugian Senilai Rp 19,48 Triliun, Presiden Instruksikan K/L Perbaiki Informasi Keuangan

0 142
Presiden Joko Widodo menerima hasil penerimaan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2016 yang diserahkan oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis di Istana Merdeka, Senin 17 April 2017. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Dari hasil penerimaan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2016 yang diterima Presiden Joko Widodo dari Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis, Senin (17/4), pemerintah berkomitmen menjalankan pemerintahan dengan transparan dan kredibel.

Dari hasil pertemuan tersebut, Presiden langsung menginstruksikan menteri terkait untuk menyelesaikan permasalahan yang dilaporkan oleh BPK. Salah satu contoh adalah misalnya di beberapa kementerian dan lembaga, seperti yang tadi sudah disampaikan Ketua BPK, maka beliau memerintahkan kepada menteri terkait, kepada Menko, untuk diselesaikan, terang Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan.

Sedangkan, terhadap laporan keuangan lainnya yang dianggap sudah mengalami perbaikan, Presiden juga tetap menginstruksikan jajarannya untuk terus membenahi dan meningkatkan informasi keuangan yang disajikan.

Misalnya sebagai contoh Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pemerintahan daerah. Tahun lalu 46% atau 47%, sekarang sudah naik menjadi 58%, tetap di harapkan dapat ditingkatkan oleh kementerian dan lembaga, terang Pramono.

Berdasarkan laporan pemeriksaan BPK tersebut, menyampaikan bahwa pihaknya mengungkap 5.810 temuan yang memuat 1.393 kelemahan sistem pengendalian intern (SPI) dan 6.201 permasalahan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan. Temuan tersebut setidaknya mengungkap potensi kerugian senilai Rp19,48 triliun.

Saat menyerahkan laporan tersebut, BPK juga berharap kepada Presiden untuk menindaklanjuti segala temuan yang dapat menimbulkan kerugian negara dalam jumlah yang cukup besar tersebut. Berdasarkan penuturannya, Presiden Joko Widodo telah menyatakan akan menindaklanjuti temuan dan rekomendasi oleh BPK itu.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

NO COMMENTS

Leave a Reply