Mental “Zero Deffects”

0
386

(Business Lounge Journal – Marketing and Service)

Dalam sebuah perjalanan menggunakan pesawat udara dari Jakarta ke Balikpapan beberapa waktu lalu, saya mengalami suatu hal yang menarik. Saat itu saya menumpang maskapai penerbangan yang memiliki image yang baik. Berdua dengan teman, kami duduk pada barisan ke-19. Ketika berapa saat pesawat take off mulailah pramugari melayani penumpang dengan membagikan makanan kepada penumpang. Satu kereta dorong mulai melayani kursi terdepan dan satu kereta dorong lainnya mulai melayani dari deretan kursi paling belakang.

Tepat ketika berada pada deretan kami kedua pramugari saling berhadapan dan berbisik “makananku habis”. “Lho, tadi bagaimana menghitungnya? Aku juga habis. Ini masih ada 5 penumpang belum dapat”. Mereka saling bertatapan mata dan akhirnya kedua kereta makan mereka tarik mundur ke belakang dan satu orang pramugari mendatangi kami dengan meminta maaf karena perlu waktu untuk menyediakan makanan bagi kami.

SELANJUTNYA DISINI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here