Tiga Tahapan Pembangunan Nasional Capai Visi Indonesia Emas 2045

0
199
Presiden Joko Widodo membuka rapat kerja nasional HIPMI di Ballroom Hotel The Ritz Carlton, Jakarta Selatan. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Presiden Joko Widodo paparkan tiga tahapan pembangunan nasional untuk mencapai visi Indonesia 2045 kepada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Ketiga tahapan tersebut terbagi atas sepuluh tahun pelaksanaan dimana tahapan pertama yang menjadi fondasi bagi seluruh tahapan yang ada ialah pembangunan infrastruktur, tahapan kedua pembangunan nasional yang kedepannya menjadi industri pengolahan yang berbasis pada bahan-bahan mentah.

Sedangkan untuk menuju visi Indonesia Emas 2045 yang menjadi tahapan akhir adalah pengembangan industri jasa, termasuk diantaranya pengembangan sektor pariwisata Indonesia, ungkap Presiden Joko Widodo dalam pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) HIPMI di Ballroom Hotel The Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Senin (27/3).

Pembangunan infrastruktur menjadi program andalan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sebab, dengan pembangunan infrastruktur ini, Indonesia hendak meningkatkan daya saingnya.

Untuk itu, dalam tahapan pertama pembangunan infrastruktur harus benar-benar fokus dan diselesaikan. Sebab melalui ini dapat memperkuat daya saing Indonesia terhadap negara-negara lain. Biaya logistik dan transportasi akan jauh lebih murah sehingga nantinya harga-harga juga bisa bersaing dengan produk-produk dari luar, terang Presiden.

Saat ini, pemerintah sedang mengerjakan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan ketenagalistrikan, jalan tol, bandara, dan juga pelabuhan terus dikebut oleh pemerintah.

Untuk mempercepat pembangunan pelabuhan tersebut dikerjakan dalam 3 shift yaitu pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung, Makassar New Port dan Tanjung Priok, sedangkan untuk tahun ini mulai pembangunan di Sorong.

Selain itu, Presiden Joko Widodo berpesan agar pembangunan ini juga dapat menyentuh sumber daya manusianya. Tahun 2030 hingga 2035 kelak, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi di mana Indonesia akan lebih banyak ditopang oleh 52% penduduk dengan usia produktif. Inilah yang harus dimanfaatkan oleh Indonesia agar dapat bersaing dengan negara lainnya.

Pembangunan SDM dapat menjadi sebuah kekuatan besar  dan juga menjadi kunci dalam rangka menghantarkan kita kepada Indonesia emas di 2045.

Kedepannya Indonesia, harus mengembangkan industri pengolahan yang berbasis pada bahan-bahan mentah. Pengolahan barang mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi ini dapat menjadi kesempatan dan memberikan nilai tambah tersendiri bagi produk-produk hasil industri Indonesia.

Industri pariwisata menjadi salah satu industri yang sangat menjanjikan dan menjadi kekuatan, seiring dengan itu pemerintah saat ini sedang mengembangkan dan membangun 10 destinasi wisata baru.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here