Ketersediaan Pasokan Listrik, Mendorong Investor Masuk Ke Indonesia

Ketersediaan Pasokan Listrik, Mendorong Investor Masuk Ke Indonesia

0 47
Presiden Joko Widodo meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Mobile Power Plant berkapasitas 500 MW di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. FOTO : BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia – Nasional) Bentuk keseriusan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pasokan listrik di Tanah Air, Presiden Joko Widodo meresmikan delapan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) dengan total kapasitas 500 Megawatt (MW) di seluruh Indonesia.

Peresmian delapan PLTG MPP berkapasitas total 500 MW dan sembilan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Barat tersebut, dilakukan pada Sabtu (18/3)  yang berpusat di PLTG MPP Parit Baru (Pontianak) yang berlokasi di Desa Jungkat, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat.

Presiden Joko Widodo sampaikan bahwa tambahan daya listrik tersebut diyakini dapat memenuhi kebutuhan listrik bagi 100 ribu rumah tangga. Mengingat saat ini pasokan listrik juga sangat dibutuhkan dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi serta pembangunan di Bumi Khatulistiwa.

Kurangnya pasokan listrik menjadi keluhan masyarakat karena masalah kebutuhan industri, kebutuhan untuk pabrik, kebutuhan untuk hotel, pariwisata dan juga rumah tangga yang ngantri ingin mendapatkan listrik, terang Presiden.

Presiden ungkapkan dipilihnya mobile power plant karena proses pembangunannya yang cepat hanya memakan waktu 6 bulan. Kalau kita pakai yang batu bara bisa 4 tahun sampai 5 tahun (membangunnya) tapi ini bisa dikerjakan cepat.

Melalui MPP ini, bukan hanya di Kalimantan Barat tetapi juga di sejumlah provinsi di Indonesia yang dapat merasakan manfaat dari pembangunan PLTG tersebut. Selain menggunakan gas sebagai bahan baku yang murah dan tidak merusak lingkungan, PLTG MPP tersebut bisa berpindah tempat sesuai dengan kebutuhan.

Dengan tersedianya listrik, mendorong investor dapat membangun hotel, industri dan pabrik. Masuknya investor akan membuka lapangan-lapangan pekerjaan baru bagi penduduk di kota, kabupaten dan provinsi sehingga pertumbuhan ekonomi daerah tersebut akan ikut meningkat.

Berikut 8 PLTG dengan total sebesar 500 MW yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo :

  1. MPP Jeranjang–Lombok dengan daya 2×25 MW, yang telah beroperasi sejak 27 Juli 2016.
  2. MPP Air Anyir–Bangka dengan daya 2×25 MW, mulai beroperasi 13 September 2016
  3. MPP Tarahan–Lampung dengan daya 4×25 MW, mulai beroperasi 29 September 2016
  4. MPP Nias dengan daya 1×25 MW, mulai beroperasi 31 Oktober 2016
  5. MPP Parit Baru (Pontianak) dengan daya 4×25 MW, mulai beroperasi 8 November 2016
  6. MPP Balai Pungut–Riau dengan daya 3×25 MW, mulai beroperasi 13 November 2016
  7. MPP Suge–Belitung dengan daya 1×25 MW (Roll Suge), mulai beroperasi 22 November 2016
  8. MPP Paya Pasir-Medan dengan daya 3×25 MW (Roll Paya Pasir), mulai beroperasi 9 Desember 2016.

Sedangkan sembilan infrastruktur kelistrikan yang berhasil diselesaikan PLN di Kalimantan Barat yaitu:

  1. PLTU Ketapang dengan daya 2×10 MW
  2. SUTT 150 kV Parit Baru–Kota Baru sepanjang 44 kms
  3. SUTET 275 kV Bengkayang-Jagoibabang sepanjang 162 kms
  4. SUTT 150 kV Singkawang-Bengkayang sepanjang 140 kms
  5. SUTT 150 kV Singkawang- Sambas sepanjang 118 kms
  6. GI 150 kV Kota Baru dengan daya 30 MVA
  7. GI 150 kV Sambas dengan daya 30 MVA
  8. GITET 275 kV Bengkayang dengan daya 2×250 MVA
  9. GI 150 kV Bengkayang sebesar 30 MVA

 

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

SIMILAR ARTICLES

0 15

0 72

NO COMMENTS

Leave a Reply