Letak Geografis Wilayah, Dorong Pemerintah Jadikan Kalbar Garda Terdepan dan Etalase Bangsa

Letak Geografis Wilayah, Dorong Pemerintah Jadikan Kalbar Garda Terdepan dan Etalase Bangsa

0 63
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Sebagai salah satu provinsi yang memiliki panjang mencapai 996 kilometer dan berbatasan langsung dengan negara tetangga. Pemerintah akan menjadikan Kalimantan Barat garda terdepan dan etalase bangsa.

Dalam rapat terbatas, Presiden Joko Widodo sampaikan bahwa saat ini telah dilakukan penyelesaian pembangunan fisik zona inti di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, PLBN Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu dan PLBN Aruk di Kabupaten Sambas.

Presiden ungkapkan bahwa dirinya tidak berhenti pada pembangunan zona inti di PLBN saja, tapi juga perlu dilanjutkan dengan pembangunan zona pendukung serta memperlancar jalur konektivitasnya, terangnya.

Zona pendukung, bisa dikembangkan untuk menjadi terminal barang maupun penumpang, pusat perdagangan atau pasar, maupun fasilitas pendukung yang lainnya. Presiden juga minta disiapkan sistem pengelolaan kawasan perbatasan yang lebih terintegrasi. Sehingga kawasan sekitar PLBN bisa dikembangkan sebagai pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang baru.

Selain pembangunan kawasan perbatasan, pemerintah juga berfokus untuk mendorong pertumbuhan sektor-sektor yang menghasilkan nilai tambah tinggi, seperti sektor pertanian dan sektor industri pengolahan.

Untuk itu, sebagai langkah-langkah terobosan agar pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat bisa tumbuh lebih lagi, dari sebelumnya sebesar 5,22% atau di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri terkait dan Gubernur Kalimantan Barat perlu mendesain dan melaksanakan program pendukung untuk meningkatkan kinerja sektor pertanian dan industri pengolahan.

Ditambah lagi pentingnya proses hilirisasi industri yang bisa menyambungkan industri pengolahan dengan sektor pertanian dan sektor perkebunan, terang Presiden Jokowi.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela
 

NO COMMENTS

Leave a Reply