Kepemimpinan dalam Family Business

Kepemimpinan dalam Family Business

0 492

(Business Lounge Journal – General Management) Menurut penelitian Family Business Institute hanya 30% dari bisnis keluarga yang bertahan hingga generasi kedua, lalu 12% bertahan hingga generasi ketiga, dan 3% beroperasi hingga generasi keempat dan seterusnya. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa perusahaan keluarga yang terus berlangsung hingga sekarang, kebanyakan hampir tidak lagi memegang nilai-nilai yang semula ditanamkan oleh pendirinya, terutama saat terjadi pergantian pemimpin. Hal ini ternyata sangat mempengaruhi kinerja perusahaan.

Joseph Fan, seorang professor pada Chinese University of Hong Kong, melakukan penelitian pada kinerja pasar dari 214 perusahaan yang dijalankan di  Taiwan, Hong Kong, dan Singapore. Joseph menemukan bahwa pangsa pasar mereka turun hingga 60 persen pada saat terjadi perubahan CEO.

Penelitian ini memberikan mencerminkan betapa pentingnya pengaruh pemimpin pada bisnis keluarga. Menurut Claudio dari Universitas Harvad, setiap perusahaan keluarga yang berhasil, memiliki struktur yang tetap dipengaruhi keluarga. Perusahaan-perusahaan keluarga yang besar selalu memiliki dewan penasehat. Dari data-data yang dikumpulkan Claudio, biasanya dalam dewan penasehat ini pihak keluarga diwakili sebesar 46 persen suara, ini terjadi pada perusahaan-perusahaan di negara Eropa, sedangkan untuk perusahaan-perusahaan di Amerika keluarga diwakili 28 persen suara, di Asia 26 persen suara. Biasanya setiap klan dalam keluarga boleh mengirimkan satu orang suara ke dalam dewan penasehat, sehingga seluruhnya terwakili.

READ MORE

NO COMMENTS

Leave a Reply