Betsy DeVos dan Masa Depan Pendidikan Amerika Serikat

1
451

(Vibizmedia – Column) – Belum lama ini, saya membaca berita mengenai voting Senat untuk mengukuhkan Betsy DeVos menjadi Secretary of Education atau Menteri Pendidikan di Amerika Serikat. Yang cukup menarik perhatian saya, tentu saja dari proses voting yang sempat berakhir di kedudukan seri, yaitu 50-50. Tapi, ada akhir yang menarik dari voting tersebut, yaitu dimana pada akhirnya, Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence, menggunakan haknya untuk memberikan 1 voting untuk Betsy DeVos, dan posisi voting pun berubah menjadi 51-50.  Dan, tentu saja 1 voting dari Mike Pence, akhirnya melancarkan jalan bagi Betsy DeVos menjadi Menteri Pendidikan Amerika Serikat.

Betsy DeVos memang bisa dikatakan Menteri yang cukup menarik perhatian. Banyak yang bersetuju dengannya, tapi banyak juga yang menentangnya. Mereka yang bersetuju, tentu saja selain dari Partai Republican, adalah orang-orang yang menginginkan perubahan di dunia pendidikan Amerika Serikat, seperti komentator terkenal Tomi Lahren, host acara “Tomi” di TheBlaze, yang merespon dengan kalimat “Make Education Great Again”, sebagai respon dari dikukuhkannya Betsy DaVos menjadi Menteri Pendidikan.

Beberapa yang tak bersetuju, memang datang dari kalangan Partai Demokrat, dan juga kalangan yang menganggap DeVos kurang pengalaman dalam hal public school atau sekolah negeri. Ada yang berpendapat bahwa DeVos tidak pernah bersekolah di sekolah negeri, atau ada juga yang beranggapan bahwa DeVos tidak pernah mengajar di sekolah negeri, dan berbagai anggapan lainnya.

Namun, jika kita pikir sekarang, cocokkah Betsy DeVos sebenarnya menjadi Menteri Pendidikan Amerika Serikat? DeVos memang bukan berasal dari kalangan akademis. Namun, jika melihat latar belakangnya, dan hal yang ia lakukan selama ini sebagai pejuang pendidikan anak-anak, saya rasa DeVos cocok untuk menjadi Menteri Pendidikan Amerika Serikat.

Sebenarnya, yang diperlukan bagi pendidikan, tentu saja adalah perubahan ke arah yang lebih baik. Perubahan untuk membuat anak-anak percaya diri bahwa mereka bisa berkompetisi untuk mendapatkan yang terbaik, dan juga untuk membuat anak-anak yakin, bahwa bukan hanya nilai akademis sajalah penentu keberhasilan, tetapi juga kemampuan untuk berwirausaha.

Mengapa saya begitu yakin bahwa Betsy DeVos cocok menjadi Menteri Pendidikan Amerika Serikat? Mari kita lihat dari latar belakangnya terlebih dahulu, dan apa yang ia lakukan sebagai pejuang hak anak-anak di Amerika Serikat.

Betsy DeVos, merupakan istri dari Dick DeVos, putra dari Richard DeVos, salah satu pendiri Amway, multi level marketing yang sudah mendunia. Betsy DeVos dan suaminya, juga merupakan pemimpin dari Windquest Group, perusahaan yang bergerak di bidang jasa investasi. Berada di keluarga pengusaha, tentu saja membuat kita yakin akan kemampuan Betsy DeVos di bidang wirausaha.

Tidak pernah menjadi seorang guru, bukan berarti DeVos tidak pernah sama sekali berjasa di bidang pendidikan. Mungkin, bagi sebagian orang, yang dilakukan DeVos tidak adil, karena ia merupakan advokat pendidikan yang selama ini suka mengupayakan anak-anak untuk bisa masuk ke private school atau sekolah swasta. Bagi orang yang berpikiran negatif, ia bisa membahayakan bagi sekolah negeri. Tapi, bagi saya, hal yang dilakukan oleh DeVos justru tidaklah buruk. Mengapa?

Pada umumnya, di Amerika Serikat, private school atau sekolah swasta terkadang dianggap lebih berkelas dibandingkan sekolah negeri. Tingkat bullying di sekolah swasta di Amerika Serikat, juga pada umumnya jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan tingkat bullying yang ada di public school atau sekolah negeri. Namun, mengenai kurikulum, sekolah swasta tetaplah sejalan dengan sekolah negeri.

Nah, jika DeVos mengupayakan untuk memberi kesempatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan berkelas, dan mengupayakan agar anak-anak bisa mendapatkan “keamanan” yang lebih terjamin di sekolah, tanpa merubah kurikulum yang ada, apakah itu salah? Saya rasa tidak salah.

Malahan, jika dilihat sisi positifnya, untuk kedepannya ia justru punya potensi untuk membuat sekolah negeri di Amerika Serikat menjadi berkelas seperti sekolah swasta. Masuk akal, bukan? Dengan itu juga, ia bisa saja mengupayakan untuk menjadikan sekolah negeri menjadi tempat yang aman dari bullying, serta mencetak generasi yang lebih baik dari sebelumnya.

Ada lagi hal yang bagi saya, dimana saya yakin DeVos bisa menjadi Menteri Pendidikan yang luar biasa, yaitu ia terkenal suka memberikan beasiswa untuk kewirausahaan, serta modal usaha untuk mahasiswa yang akan mengambil jurusan BBA atau kombinasi BBA/MBA di Northwood University. Dengan kata lain, ia sangat menghargai mahasiswa yang berbakat dalam bidang wirausaha.

Dari semua penjelasan saya diatas, sepertinya jelas, bahwa Betsy DeVos sebenarnya cocok untuk menjadi Menteri Pendidikan. Pertama, karena ia bisa berpotensi untuk memajukan sekolah negeri menjadi berkelas seperti sekolah swasta. Kedua, dia bisa diharapkan untuk mengurangi tingkat bullying di sekolah negeri. Ketiga, ia juga bisa memasukkan kurikulum yang baik mengenai wirausaha di berbagai sekolah di Amerika Serikat. Ya, bukankah sangat baik, jika seorang anak bukan hanya belajar teori, tetapi juga belajar untuk turun ke dunia nyata dengan cara mencoba memulai suatu bisnis? Bukankah lebih baik apabila seorang anak diberikan keyakinan bahwa ia bisa berhasil menjadi seorang wirausaha? Dan, bukankah seorang wirausaha sangat berharga bagi bangsa, karena seorang wirausaha sanggup menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran nantinya? Tentunya, Betsy DeVos adalah kandidat yang cocok untuk hal tersebut. Congratulations, Betsy DeVos. Let’s make education great again!

Zefanya

Zefanya Jodie/Vibiz Media/Head of Vibiz Learning Centre Vibiz Consulting, Vibiz Consulting Group

 

 

Images: Wikimedia, Wikipedia

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here