(Vibizmedia – Lensa) – Pernahkah Anda mengetahui tentang manusia yang mencari kayu bakar untuk menghangatkan diri? Mungkin, di zaman serba modern seperti saat ini, dimana teknologi begitu tinggi, menghangatkan diri dengan kayu bakar sepertinya adalah kegiatan yang tak mungkin ada lagi. Tetapi, pada kenyataannya, hal tersebut masih ditemukan di pedalaman Papua Barat, tepatnya di Distrik Anggi Gida, di Pegunungan Arfak.

Arfak7

Lihatlah anak kecil yang membawa kayu berukuran besar di pundaknya. Kayu tersebut mungkin tak terlalu ringan, tetapi anak tersebut sudah terbiasa membawanya. Kayu itu, akan dimanfaatkan menjadi kayu bakar, untuk menghangatkan ruangan yang terasa dingin.

Arfak5

Arfak14

Arfak1

Udara terasa sangat dingin di Distrik Anggi Gida di Pegunungan Arfak. Namun, hal tersebut tak menyurutkan semangat mereka yang berjalan sambil membawa kayu di pundak mereka. Tenaga mereka begitu kuat, dan kaki mereka begitu terlatih menjelajahi alam.

Arfak2

Kendaraan bermotor roda dua, adalah alat transportasi yang juga digunakan di Distrik Anggi Gida, Pegunungan Arfak, Papua Barat. Karena jalan disana bisa dikatakan sempit, kendaraan roda dua bisa dikatakan cukup efektif dan efisien.

Arfak9

Arfak6

Arfak8

Distrik Anggi Gida juga dikenal dengan danaunya yang cantik. Disana, ada danau kembar yang terkenal dengan nama danau laki-laki dan danau perempuan. Tidak seperti tempat lainnya yang sudah komersil, danau di Distrik Anggi Gida masih sangat terlihat keaslian dan suasana alaminya.

Arfak12

Arfak4

Ada lagi keaslian yang sangat menarik disana, yaitu rumah kaki seribu, yang merupakan rumah suku Arfak. Bentuknya seperti rumah panggung, dengan beratapkan ilalang dan berdinding kayu, serta beralaskan rotan. Unik sekali, bukan? Biasanya, rumah kaki seribu ini ada tangganya, tidak berjendela, dan hanya memiliki dua pintu. Rumah ini, mereka bangun dengan penyangga yang tinggi untuk menghindari binatang buas.

Arfak3

Arfak10

Arfak11

Bicara tentang keindahan alam bunga dan rerumputan, Desa Anggi Gida tentunya tak diragukan. Bunga berwarna yang merekah, yang dihiasi rintik air, tentunya menceritakan kisah tersendiri, tentang keaslian kehidupan yang menarik di Desa Anggi Gida di Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, Indonesia.

Memang, Desa Anggi Gida sungguh menyimpan beragam pesona yang masih terasa keaslian dan alaminya…

Fanny Sue/ Journalist/VMN
Images : Vibizmedia/ Reno
Editor : Fanya Jodie

4 COMMENTS

  1. Ternyata di Indonesia masih ada suku yang terdalam dan belum terjangkau….keaslian sangat unik. i love Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here