Infrastruktur Menjadi Langkah Percepatan Kementerian PUPR Tahun 2016

0
29817
Presiden Joko Widodo Bersama Jajaran Pejabat Kementerian PUPR. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Proyek infrastruktur merupakan langkah percepatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) tahun 2016 melalui 10.752 paket kontrak senilai Rp 73,41 triliun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa sebagai langkah percepatan tersebut Kementerian PUPR telah melaksanakan lelang dini sejak bulan Agustus hingga Desember 2015 dan penandatanganan kontrak diawal tahun 2016.

Basuki sampaikan tujuan percepatan tersebut agar pekerjaan dapat dilakukan selama satu tahun penuh sehingga infrastruktur dapat dibangun lebih cepat selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat serta membangun Indonesia dari pinggiran dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan produktivitas rakyat dan daya saing.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2015 mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016, alokasi anggaran yang diterima Kementerian PUPR sebesar Rp 104,08 triliun.

Alokasi anggaran terdiri dari belanja modal sebesar Rp 81,24 triliun atau 78,05% dari anggaran PUPR, belanja barang sebesar Rp 20,48 triliun atau 19,68% dan belanja pegawai sebesar Rp 2,36 triliun atau 2,27%.

Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here