Cara Pemerintah Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia

0
17183
Gubernur BI Agus Martowardojo. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) kuartal I 2015 pekan ini, memberikan gambaran mengenai perlambatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia sebesar 4,71 persen, melambat dibanding pertumbuhan ekonomi pada periode sama tahun lalu yang mencapai 5,14 persen. Apa yang menyebabkan hal itu bisa terjadi?

Pertama, produksi pangan menurun disebabkan mundurnya periode tanam. Kedua, produksi minyak mentah dan batu bara mengalami kontraksi sehingga industri kilang minyak juga tumbuh negatif. Ketiga distribusi perdagangan melambat karena menurunnya pasokan barang impor, BPS mencatat impor pada kuartal I-2015 turun 2,2 persen (YoY), dan turun 9,98 persen (QtQ). Keempat, produksi yakni kinerja konstruksi terkait dengan terlambatnya realisasi belanja infrastruktur.

Pengaruh juga terjadi pada sisi pengeluaran, perlambatan yang terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga (RT), pengeluaran konsumsi pemerintah, kontraksi ekspor barang akibat harga komoditas turun, perekonomian negara mitra dagang utama Indonesia dan ekspor jasa terkontraksi karena melambatnya pertumbuhan jumlah wisman dan turunnya rata-rata pengeluaran wisman.

Pemerintah segera mengambil langkah untuk menyelesaikan perlambatan ekonomi yang sedang terjadi, pagi ini Rabu (6/5), Presiden Joko Widodo menerima Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo dan Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro di kantor presiden, Perlu adanya koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, BI dan Pemda untuk melakukan penyehatan kebijakan subsidi khususnya subsidi BBM, dimana subsidi premium dihilangkan dan subsidi diesel diberikan subsidi tetap sehingga pemerintah saving sebesar 200 triliun yang digunakan untuk membantu rakyat miskin dan ini merupakan langkah yang dilakukan untuk menekan inflasi menjadi rendah dan stabil kedepan, ungkap Agus. Tahun 2013, 2014 tingkat inflasi sebesar 8,35% ada kesempatan untuk Indonesia mencapai inflasi sesuai target.

Kenapa perlu menurunkan inflasi ? karena Inflasi dapat membuat penghasilan rakyat tidak tergerus, inflasi akan membuat Indonesia lebih kompetitif, penetapan harga oleh pengusaha lebih baik. Dengan rendahnya inflasi tingkat suku bunga akan turun dan membuat minat orang berspekulasi.

Untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, pemerintah akan menahan perlambatan dan mencoba membalikkan pola pertumbuhan dengan mempercepat pengeluaran untuk infrastruktur baik di kementerian maupun BUMN dan menjaga konsumsi lewat inflasi.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here