Prediksi Dampak Pengembangan Kawasan Industri Maloy Terhadap Perekonomian Kaltim

0
589

Upaya transformasi ekonomi Kalimantan Timur dari perekonomian yang saat ini berbasis unrenewable resources menuju kepada perekonomian yang berbasis renewable resources telah dicanangkan melalui visi daerah bertajuk Kaltim Maju  2018 yang tertuang dalam RPJMD Kalimantan Timur 2014-2018 : “Terwujudnya Kalimantan Timur Sejahtera yang Merata dan Berkeadilan Berbasis Agroindustri dan Energi Ramah Lingkungan”. Salah satu strategi untuk mewujudkan visi tersebut adalah dengan mengembangkan industri hilir kelapa sawit. Sesuai dengan amanah Inpres Nomor 1 Tahun 2010 lokasi pembangunan kawasan industri tersebut kemudian ditetapkan di Kabupaten Kutai Timur, yang selanjutnya dikenal dengan Kawasan Industri Maloy.

Iklim investasi di Kawasan Industri Maloy diprediksi akan terus meningkat, terlebih setelah ditetapkannya Maloy sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) melalui Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2014. Pada masa yang akan datang, kawasan industri ini diprediksi akan memegang peranan strategis bagi perekonomian wilayah, baik dalam lingkup nasional (khususnya Indonesia Timur), maupun daerah. Hal ini kemudian menjelaskan mengapa kajian mengenai dampak pembangunannya terhadap perekonomian wilayah penting untuk dilakukan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis prediksi dampak yang ditimbulkan dari pembangunan Kawasan Industri Maloy terhadap penciptaan output, nilai tambah bruto, pendapatan masyarakat, dan tenaga kerja.

Read more

 

 

foto-alf

Penulis : Alfino Rinaldi Arief – MPKP Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
Editor : Eni Ariyanti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here