Meningkatkan Daya Saing Indonesia

0
368

Siapapun di Indonesia menghendaki adanya peningkatan daya saing dari bangsa dan hal ini merupakan agenda pemerintahan Jokowi-JK yang menjadi urutan ke enam dalam agenda Nawa Cita dengan keinginan untuk meningkatkan daya saing Indonesia yang saat ini masih diurutan ke 38 dari 144 negara di dunia menurut Global Competitiveness Index untuk periode tahun 2013-2014.

indo

Dalam grafik yang dikeluarkan oleh world economic forum ini Indonesia ada diurutan kelima sesudah Singapore, Malaysia, Brunei, Thailand diatas 12 negara lainnya di South and South East Asia. Indonesia masih berada diatas India yang berada di urutan ke 60 dunia.

indo1

Global Competitive Index seperti tampak pada gambar diatas menggunakan 12 pillar untuk mengukur daya saing sebuah negara. Pilar-pilar ini dimulai dari pilar institusi atau kelembagaan (institution), infrastruktur (infrastructure), ekonomi makro (macro economic environment), kesehatan dan pendidikan dasar (health and primary education), pendidikan tinggi dan pelatihan (higher education and training), efisiensi pasar barang (goods market efficiency), efisiensi pasar tenaga kerja (labour market efficiency), pengembangan pasar keuangan (financial market development), kesiapan teknologi (technology readiness), besarnya pasar (market size), pemutakhiran bisnis  (business sophistication) dan inovasi (innovation).

Read more

 

 

fad2

Penulis Fadjar Ari Dewanto adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah (Lepmida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here